Kamis, 16 Agustus 2018

Konfigurasi DHCP Server Di Debian


Assalamualaikum wr. wb.
Kali ini saya akan memposting cara konfigurasi DHCP server debian
langsung saja langkah-langkahnya :
- Pertama tama setting ip terlebih dahulu nano /etc/network/interfaces, selanjutnya ikuti gambar dibawah berikut ini.


- Edit directory dengan perintah nano /etc/resolv.conf, kemudian ikuti seperti gambar dibawah ini.


- Kemudian install paket DHCP Servernya dengan perintah apt-get install isc-dhcp-server, disini masukan cd binary 2 nya.


- Lalu edit dhcp.conf dengan perintah nano /etc/dhcp/dhcpd.conf 


- Setelah itu akan muncul gambar dibawah ini, sebelumnya hilangkan tanda pagar (#) kalau sudah isi IP sesuai keinginan yang akan diberikan ke client, seperti gambar dibawah ini.


- Kemudian restart dengan perintah /etc/init.d/isc-dhcp-server restart kalau sudah berhasil akan seperti gambar dibawah ini.


- Lalu di client akan dapat ip DHCP dari server debian tadi, seperti gambar dibawah ini.


Sekian postingan kali ini, semoga bisa bemanfaat ya hehe.
wassalamualaikum wr. wb.

Senin, 13 Agustus 2018

Web Proxy


Assalamualaikum wr. wb. 

Disini saya akan memposting apa itu Web Proxy ? Yaitu, adalah suatu aplikasi yang menjadi perantara antara client dengan server, sehingga client tidak akan berhubungan langsung dengan server-server yang ada di Internet. 

Kekurangan dari Web Proxy ialah : 

• IP Free Proxy tidak selamanya memiliki koneksi cepat dan bisa lemot secara mendadak, bahkan ujung-ujungnya timeout.
• Ribet harus ganti-ganti settingan IP Proxy di browser tiap kali koneksi jelek.
• Tiap kali ingin ganti IP harus mencari IP dulu di situs-situs yang menyediakan Free Proxy, dan ini sedikit membuang waktu.

Kelebihan dari Web Proxy ialah :

•Tersedia banyak IP Proxy yang bisa kita gunakan entah itu dari tipe transparent proxy, anonymous, dan elite.
•Kalau dapat IP yang bagus, koneksi bisa lebih cepat.
•Masih bisa membuka akun-akun kita di internet seperti facebook, google, twitter, dll. Kalaupun butuh otentikasi gak perlu seribet kalo kita pake Tor Browser.

berikut langkah langkah konfigurasinya :

Non Transparent

Pengertian dari Non Transparent ialah bedanya dengan transparent proxy adalah, jika transparent proxy akan melakukan konfigurasi port secara otamatis, sedangakan non-transparent proxy mengharuskan client proxy untuk melakukan konfigurasi port secara manual dengan mengarahkan ke proxy server tersebut.


Pertama kita masuk ke menu IP>Web Proxy Kemudian di menu General kita ceklis Enabled dan pada Cache Administrator isikan sesuai keinginan anda atau bisa menjadi admin nantinya.


Selanjutnya kita buka Chrome klik Settings.



Kemudian search Proxy lalu pilih Open Proxy settings.



Masuk ke menu Connections pilih LAN settings.



Kita ceklis pada Proxy servernya lalu isikan IP Address clientnya dan portnya yang sudah dibuat tadi.



Selanjutya buka Web Proxynya lagi lalu klik Connections dan lihat apakah sudah terlihat seperti dibawah ini.





Transparent

Pengertian dari Transparent ialah, sebuah metode dimana client yang ada dalam jaringan, tidak perlu melakukan konfigurasi (transparent) untuk bisa mengakses/ terhubung/ dikenakan aturan dari proxy server tersebut, akan tetapi proxy server yang langsung melakukan broadcast terhadap siapapun yang telah memiliki akses ke internet untuk ‘dipaksa’ melewati proxy server terlebih dahulu.



Kita masuk menu IP>Firewall>NAT>ADD



Pada menu General isikan Chainnya dstnat, Protocol 6(tcp), Dst. Port 80,443 (untuk HTTPS).



Selanjutnya masuk ke menu Action redirect, To Ports 8080.


Kita masuk ke Web Proxy lagi dan pilih Access.



Lalu Add isikan pada Dst. Host : *detik.com* , Action : deny.



Selanjutnya verifikasi buka chrome dengan search apa yang telah di blok di client Web Proxy. 


Kesimpulan dari Web Proxy :

Aplikasi Web Proxy pada Mikrotik sangat bagus digunakan untuk
monitoring, karena penggunaannya yang sangat mudah. Hasil dari penerapan aplikasi
ini adalah kemudahan administrator jaringan untuk mengawasi jaringan.
Hasil kerja praktek ini dapat dilihat dari selesainya settingan, konfigurasi yang
dibuat dan sudah berjalannya untuk memblokir web. 


Sekian terima kasih postingan kali ini.


Wassalamualaikum wr. wb.

Sabtu, 11 Agustus 2018

Mengkonfigurasi DHCP Server Di Windows Server 2012



ASSALAMUALAIKUM WR. WB.

Kali ini saya akan memposting mengkonfigurasi Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP)  server. 
Oke langsung saja langkah-langkah berikut ini :

- Langkah pertama , klik tab manage lalu klik add and role features.


- Kemudian menambahkan satu role pada windows server muncul pop sebagai gambar dibawah berikut ini.


- Lalu sudah di type instalasi maka pilih role-based or feature-based instalation untuk konfigurasi server, lalu klik next.

                          
- Disini kita menggunakan server pool, Lalu cek ip address sesuai dengan yang didaftarkan.


- Seterusnya kita tambahkan role DHCP Server kemudian klik next.


- Setelah itu muncul pop up add roles and features wizard lalu klik add features.


- Lalu langsung klik continue  saja.


- Kemudian langsung saja klik tanda DHCP Server.


- Penambahan features lainnya tidak perlu, langsung klik next saja.


- Konfirmasi selanjutnya klik install lalu next, saja untuk menambahkan fitur DHCP Server.


- Disini sedang start instalasi DHCP Server dimulai dan setelah di instal maka server akan otomatis akan restart.


- Langkah selanjutnya klik server tools lalu klik dhcp untuk mengkonfigurasinya.


- Klik kanan pada server, kemudian pilih ipv4,klik kanan pada ip tersebut pilih new scope.


- Muncul pop up baru untuk welcome wizard new scope lalu klik next.


- Buat group dan deskripsinya, seperti gambar berikut.



- Isikan range ip address seperti gambar dibawah ini.



- Menambahkan ip exclusion yang berfungsi ip address yang tidak akan diberikan oleh server, berikut gambar dibawah ini.



- Lalu memberikan durasi waktu sesuai kebutuhan secara default adalah 5menit.


- Lalu pilih yes jika ingin memberikan konfigurasi tambahan, jika pilih no berarti tidak ingin memberikan konfigurasi tambahan pada DHCP Server.


- Isikan ip gateway, seperti gambar dibawah ini.



- Langkah selanjutnya berikan domain name da DNS Server isikan sesuai dengan parent domain yang akan didaftarkan nantinya.


- Lalu klik next saja.


- Berikutnya mengaktifkan scope yang sudah dibuat sebelumnya klik next.



- Langkah selanjutnya akan muncul pop wizard dengan menyatakan configurasi scope sudah selesai
dan tekan finish.


- Setelah itu menggunakan lewat cmd dengan perintah ipconfig /release.


- Setelah itu bila mendapatkan ip address baru maka gunakan perintah ipconfig /renew.



- Verifikasi pada client windows 7, berikut gambar dibawah ini.



- Jika client sudah ada terkoneksi maka pada server akan terlihat sesuai dengan scope yang diberikan    sebelumnya.



Sekian terima kasih kali ini cara mengkonfigurasi DHCP Server.

WASSALAMUALAIKUM WR. WB.